Selasa, 09 Juli 2013

Dalalah Lafadz



DALALAH LAFADZ  
Adalah Penunjukkan suatu lafadz nash agar dapat mengambil kesimpulan dari suatu dalil nash
Contoh :
             وَاَحَـلَّ اللهُ الْـبَـيْـعَ وَحَـرَّمَ الـرِّبَـا …(البـفـرة ٢:٢٧٥)
            Dan  Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba” (al baqarah (2):275)  
Dalalah atau penunjukkan ayat tersebut bahwa jual beli hukumnya boleh dan riba hukumnya haram
Dalalah lafadz oleh Ulama Hanafiyah dibagi menjadi empat, yaitu ibarat nash, dalalah nash, isyarat nash, iqtidha nash.
A.      Ibarat Nash
Adalah Petunjuk yang diperoleh dari apa yang tersurat / tertulis dalam nash 
Contoh :
وَاَحَـلَّ اللهُ الْـبَـيْـعَ وَحَـرَّمَ الـرِّبَـا …(البـفـرة ٢:٢٧٥)
“Dan  Allah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba” (al baqarah (2):275)                 
Ibarat nash dari ayat tersebut adalah :
            1. jual beli itu halal
            2. riba itu haram. 

B.      Dalalah Nash
Adalah Penunjukkan nash suatu lafadz terhadap hukum dari nash, yang memiliki persamaan ‘illat terhadap sebuah perbuatan yang tidak ada hukumnya dalam nash .
Contoh :
فَلأَ تَـقُـلْ لَــهُـمَا أُ فٍّ وَلَا تَـنْـهَرْهُـمَا..
“Maka janganlah kamu mengucapkan kata “ah” kepada kedua orang tuamu dan jangan pula kamu hardik mereka berdua”
Dalalah Nash dari ayat tersebut bahwa larangan berkata uf kepada kedua orang tua. Larangan ini disamakan untuk melarang sebuah perbuatan atau perkataan yang menyakiti orang tua.

C.      Isyarat Nash
Adalah penunjuk yang diperoleh dari apa yang tersirat / terkandung dalam nash 
Contoh :
وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ ...(البقـرة/ ۲ : ۲۳۳    
            Artinya; “Dan kewajiban Ayah (suami) memberi nafkah dan pakaian dengan layak kepada isteri …”
Ungkapan “المولودلـه” yang diartikan dengan ayah adalah sebagai pengganti kata “الاب” “ungkapan” “المولود له” arti asalnya “anak untuk ayah” .
Isyarat nash nya seorang ayah tidak hanya wajib memberi nafkah kepada seorang istri, tapi juga anak – anak nya.

D.     Iqtidha Nash
Adalah Penunjukkan lafadz kepada sesuatu yang tidak disebutkan oleh nash.
  Contoh :
            حُـرِّمَتْ عَـلَيْـكُمُ الْـمَـيْـتَــةَ وَالدَّمَ وَلَحْـمَ الْـخِـنْـزُيْـرِ…
            Diharamkan atas kamu bangkai, darah dan daging babi
Iqtidha’ dari ayat ini maksudnya “diharamkan memakan atau memanfaatkan darah dan daging babi. Sebab keharaman tanpa hubungan dengan perbuatan manusia tidak ada manfaatnya